http://t.indoflyer.net/597702
Review Mobil Indonesia (Full Version)

All Forums >> [NON-AVIATION SECTION] >> Airport Lounge



Message


Yohannes -> Review Mobil Indonesia (22/4/2012 13:01:47)

Rekan2 IFers, saya mau minta saran sekaligus berbagi mengenai kendaraan yang cocok untuk sehari-hari di Jakarta maupun kota besar Indonesia lainnya.

Tapi karena saya tinggal di Jakarta dan bertubuh sedikit besar (175 cm) untuk ukuran Indonesia, jadi review saya akan dipengaruhi hal itu.

Berikut pengalaman saya memiliki kendaraan-kendaraan ini (dengan perawatan bengkel rutin tentunya):

Toyota Innova trim G, mesin 1TR-FE yang 2 liter, transmisi manual, keluaran 2005. Sempat punya selama 5 tahun (dijual Juli 2010 lalu). Mobilnya lumayan memuaskan, terutama ukuran kabinnya yang besar dan lapang, dan favorit saya adalah jok tengahnya yang menurut saya pas sandaran kepalanya (menopang di tenguk saya), kalau senderan 15 menit pasti langsung terlelap. Selain itu mobil ini sama sekali gak rewel, selama 5 tahun itu saya cuma pernah ganti blower AC tengah yang entah kenapa selalu merembeskan udara polusi dari luar meskipun switchnya sirkulasi tertutup, hal ini terjadi di tahun ke 4. Komponen yang rutin ganti, yah yang umum aja seperti aki, filter oli, filter bensin, dan filter udara.

Keluhan saya sama Innova lama ini cuma satu: boros bensin, karena dulu diisi Premium, hasilnya 1 liter untuk setiap 7-8 kilometer. Bahkan pernah 6 kilometer saja. Selain itu, suspensi belakangnya udah mulai aus di tahun-tahun terakhir, kalau diisi orang penuh, pasti mengayun penuh (hingga gepeng dan bunyi "duk") kalau melewati speed bump. Selain itu mobil ini super besar, bagi yang udah pernah membawa Kijang Kapsul, Innova itu sama sekali beda. Saya serasa membawa Toyota Land Cruiser, karena hidung bonnetnya yang lebar, dan seperti truk karena hidungnya yang tidak terlihat itu.


Honda Jazz i-dsi yang 1.5 liter dengan transmisi CVT, keluaran 2005 juga, yang produksi Thailand. Mobil ini irit sekali, dari 2005 sampai sekarang performanya nyaris gak berubah. Setelah 5 tahun diisi Premium (dan sering ganti filter), sejak 2010 kemarin sudah mulai diisi Shell Super 92. Memang terjadi peningkatan performa, tapi gak signifikan. Konsumsinya super irit, 1 liter buat 10-12 kilometeran, kalau lagi bagus bisa 18 kilometer (ibu saya yang mengemudi, karena beliau pelaaaaaan sekali kalau di jalan tol dan jalanan sepi). Mobil ini kelemahannya ada di kaki-kakinya, terutama suspensi belakang. Mereka gak kuat diisi beban penuh (5 orang berbobot 70 kg ke atas), total saya sudah mengganti 4 kali, 3 kali suspensi belakang dan 1 kali depan. Ini karena mobil ini terkadang sering menlintasi jalanan berlubang di sepanjang Sunter-Kemayoran. Selain itu, kipas pendingin radiatornya sempat mati setelah 6 tahun bekerja tanpa pernah diganti.

Posisi mengemudinya nyaman, transmisi CVTnya juga nyaman, hanya saja ACnya tidak sedingin mobil-mobil lain. Bahkan AC Isuzu Panther lama saya itu jauh lebih dingin. Interiornya yang serba hitam ini bikin kabin tambah panas kalau parkirnya di "jemur." Lalu emisi gas buang yang bau, mesin mobil ini saya dengar tidak lolos uji emisi di Uni Eropa. Secara keseluruhan, saya puas dengan mobil yang laris manis ini, karena cenderung tidak rewel, irit BBM, ukuran kompak, hanya saja harganya mulai memahal.


Toyota Innova trim G luxury, mesin 2 liter, transmisi manual, model facelift 2009 (keluaran 2010). Sama saja dengan pendahulunya, masih unggul, kecuali mesin yang gak segarang pendahulunya (akselerasinya mulus, kalau Innova lama lebih spontan injakan pedal gasnya). Memang awalnya berkesan "tidak bertenaga," tapi yang paling penting: irit!!! Konsumsi BBM mobil sebesar ini hanya 1 liter untuk 8 kilo, bahkan sering mencapai 9 kilo lebih dengan Super 92. Pernah mencapai 12 kilometer dengan saya sebagai pengemudinya. Jok tengah Innova G Luxury ini adalah captain seat, yang menurut saya gak se-pas jok tengah Innova biasa (yang headrestnya menopang tenguk). Namun memudahkan pergerakan keluar-masuk dari jok belakang.


Mobil-mobil ini pernah saya tumpangi dan cukup sering:


Toyota Avanza/Xenia trim 2003 sampai yang 2010 semua tipe, sering saya tumpangi karena populasinya yang banyak di Indonesia, mulai dari milik teman saya hingga kendaraan milik boss, kendaraan dinas, dll. Yang punya teman saya mesinnya 1.3 liter, tapi sangat bertenaga, karena teman saya cukup sering ngebut di 100 km/jam dengan membawa 5 orang bongsor. Selain itu dia mengakui bensinya juga sangat irit. Meskipun badannya kecil, buat saya kabinnya tergolong cukup lapang untuk mobil sekecil itu. Selama 5 tahun saya menumpang mobil ini (untuk car pooling ke kampus secara bergantian), kesan saya cuma satu: kurang nyaman, namun sesuai dengan anggaran.

Yang bermesin 1.5 liter itu lebih menyeramkan lagi, karena pengemudinya rata-rata suka memacu kendaraannya secara berlebihan. Pernah menyaksikan mobil ini ngebut dengan angka speedometer di 140 km/jam dengan muatan 6 orang (bobot bervariasi, termasuk saya) ketika melintas di tol bandara.

Sempat naik yang model baru Toyota New Avanza (2012). Cuma kesannya sama-sama saja, yang paling berkesan itu interiornya: lebih modern. Saya cukup terkesan dengan pembaruan interiornya, kombinasi warna krem-hitamnya menurut saya lumayan menarik.


Nissan X-Trail (2004), mesin 2.5 liter, transmisi otomatis. Kesan saya adalah ground clearancenya tidak setinggi bayangan saya (SUV yang saya jadikan patokan itu Toyota Land Cruiser 1990an). Tapi terlepas dari itu: ACnya super dingin, punya banyak pendingin minuman, interior super lega, joknya mantap, badan kendaraan terasa mantap dan besar. Teman saya yang mengemudi, agaknya kurang waspada dengan mobil ini, mungkin karena sangking mantapnya, kendaraan ini bisa melesat sampai 100 km/jam di jalan raya tanpa disadari. Yap, peredaman suara kabinnya nyaris sempurna, bahkan suara terpaan angin juga minimal. Mengenai konsumsi BBM ada yang bilang boros, ada yang bilang "wajar." Entah mana yang benar.

Mobil ini pula yang dimiliki induk semang saya di Sydney, Australia. Terkesan ditelantarkan oleh pemiliknya (wanita), namun mobil ini masih melaju dengan mulus. Itu kesan yang saya dapat di sana.


Toyota Rush entah yang model mana, tapi keluaran 2009. Mobil ini cukup sering saya tumpangi, karena merupakan kendaraan dinas berbagai perusahaan klien maupun 2 dari teman dekat saya. Mobilnya sangat sempit (lebih sempit dari Avanza/Xenia), mungkin karena eksteriornya yang bongsor itu, namun sasis yang mirip dengan si kembar Avanza/Xenia tadi. Selain itu, kalau diajak jalan-jalan juga terkesan tidak bertenaga, beda dengan saudaranya yang lebih kecil itu. Contohnya, ketika rombongan adik saya jalan-jalan ke Puncak, mereka harus memindahkan beban mobil karena mesinnya tidak kuat menanjak. Gak heran kalau mobil ini kurang begitu banyak populasinya.


Nissan Grand Livina (2009) entah trim yang mana, tapi mesinnya 1.5 liter. Mobil ini punya teman kerja saya dan atasan saya. Atasan saya ini sudah berkeluarga dan mobil ini adalah mobil keluarganya, sementara si suami mengemudikan mobil lain. Nah, Livina ini saya cuma dapat kesan interior kabinnya saja: Posisi duduk depan, tidak nyaman! Kursinya yang penuh buntalan keras itu membuat saya tidak bisa menemukan posisi duduk yang nyaman, selain itu saya merasa sempit dan klaustrofobia di dalam mobil (kemungkinan karena atapnya yang rendah) untuk pertama kalinya, padahal saya pernah naik Suzuki Karimun dan Hyundai Atoz yang jauh lebih mungil. Posisi duduk tengah agak mendingan, namun lebih mirip Avanza, sempit tapi masih cukup nyaman. Posisi duduk belakang? Mungkin ini diperuntukan bagi anak-anak yah?

Nissan Livina X-Gear (2010), mesinnya 1.5 liter, transmisinya otomatis, mobil ini dimiliki manajer saya untuk keliling-keliling, sekaligus mobil keluarga. Memang kondisinya sama-sama tidak nyaman seperti atapnya yang rendah itu. Namun interiornya lebih sporty saja. Posisi duduk sedikit lebih oke, dan bangku jok ketiga sudah tidak ada.



Saya berencana mengganti kendaraan baru, kalau bisa yang agak tinggi (seperti Nissan Juke atau Suzuki X-over) dan tahan banting. Ada rekan-rekan IF yang berpengalaman dengan mobil-mobil merk Mazda?

edit: title


   http://t.indoflyer.net/597702


Tunasa -> RE: Review Mobil dan Sepeda Motor Indonesia (22/4/2012 13:28:52)

quote:

Toyota Innova trim G luxury, mesin 2 liter, transmisi manual, model facelift 2009 (keluaran 2010). Sama saja dengan pendahulunya, masih unggul, kecuali mesin yang gak segarang pendahulunya (akselerasinya mulus, kalau Innova lama lebih spontan injakan pedal gasnya). Memang awalnya berkesan "tidak bertenaga," tapi yang paling penting: irit!!! Konsumsi BBM mobil sebesar ini hanya 1 liter untuk 8 kilo, bahkan sering mencapai 9 kilo lebih dengan Super 92. Pernah mencapai 12 kilometer dengan saya sebagai pengemudinya. Jok tengah Innova G Luxury ini adalah captain seat, yang menurut saya gak se-pas jok tengah Innova biasa (yang headrestnya menopang tenguk). Namun memudahkan pergerakan keluar-masuk dari jok belakang.


Pernah minjem mobil saudara yg Innova trim luxury. Akselerasinya gak responsif apalagi jika terbiasa bawa Honda Jazz. Tapi ride comfortnya ituh bener bener mantab, stabil, relatively quiet. Ini mobil sebenarnya lebih cocok kalau ada supir dibandingkan nyetir sendiri.


   http://t.indoflyer.net/597702


haristk7 -> RE: Review Mobil dan Sepeda Motor Indonesia (22/4/2012 14:13:05)

AKhirnya ada trit beginian [:D]

sekedar sharing aja yah

Nissan Juke

1.5L HR15DE Automatic CVT, tunggangan sehari2, dari luar tampilannya nyeleneh, depannya emang agak nggak banget..kalo belakangnya sih keren kalo ditambah spoiler standar..cuma..don't judge the book by it's cover. Tarikannya untuk daerah perkotaan lumayan bagus, keseimbangannya mantap dan body roll minim karena suspensinya agak keras, handlingnya cukup bagus walaupun ada tendency ke understeer kalo >120km/h. Cuma kalo lagi mau "narik" di tol agak kurang sih akselerasinya..badannya gede dan berat mesin cuma 1.5L

gw seneng dengan 3 mode drivingnya, bisa disesuaikan untuk keadaan. Kalau buat gw sih: Normal dipake kalo lagi nggak macet dan jalanan cukup lancar, dipake kalo lagi suasana santai, Sports dipake kalo di jalan tol kalo lagi pengen "main2" dan cukup membantu akselerasi (apalagi tambah overdrive mode, makin maknyus), Eco dipake kalau jalanan lagi macet/tidak mendukung untuk kecepatan di atas 40km/h. Spare partsnya agak susah ini mobil, pernah harus nginep di bengkel seminggu lebih gara2 spare parts nggak tersedia.

Kadang kalo RPM lagi rendah pas kecepatan rendah suka "ndut2an", tapi ini sih hal biasa dikarenakan "CVT"nya. Yang gak gw suka dari Juke Indonesia adalah: interiornya nggak sebagus Juke JDM, stirnya juga gak ada tombol2 jadi terlihat "gersang", makanya gw pengen nyari stir versi JDM..yang gw suka, bentuknya unik, lampu beamnya besar dan lumayan silau, cruel but effective [8D]

Posisi mengemudinya cukup nyaman walaupun ruang untuk penumpang belakang agak sedikit sempit. Overall, gw suka ama ini mobil, mau orang bilang "jelek" atau "gampang meledak", toh ini tetep jadi salah satu City Car favorit gw..kalo soal gampang meledak mah..temen2 gw yang paham otomotif cuma bisa komentar "mau mobilnya merk apapun, kalo nabrak tiang/reklame yang dialiri listrik dalam kecepatan tinggi, kemungkinan besar bisa kebakar"

Juke...isn't Joking, a driving pleasure from Nissan

Nissan X-Trail 2011

Automatic CVT, Bodynya gede dan tinggi, tampangnya macho, suspensi halus, cocoklah buat melibas jalanan rusak dan banjir..cuma karena suspensinya halus..ya jadi nggak bisa dipake buat "main2" gara2 Body Roll kerasa banget. Remnya pakem, pakem banget, jadi pengen gw pasang di Juke. Head Unit standar bawaan Nissan sini...jelek bukan main, akhirnya gw ganti pake merk Clarion yang lebih User Friendly. Tarikan awalnya sih agak sedikit ngelag..tapi kali udah di jalan tol...wusss...larinya bisa kenceng banget, thanks untuk mesin 2.5L. Lampu standar yang sudah mengadopsi HID, kalo malem jalanan di depan keliatan banget, walaupun suka di beam orang gara2 kelewat silau (padahal itu standar, nggak pake fog lamp). Kulkas kecil buat nyimpen minuman posisinya berubah dan jadi lebih kecil dan nggak begitu dingin. Kabinnya lega dan posisi pengemudinya sih masih termasuk oke.

Nissan Grand Livina

Automatic 1.5L. Dari model pertama ampe sekarang yang Highway Star, cukup enak berkendara bersamanya, ruang kabin yang lega, dan suspensinya yang nggak keras dan nggak halus juga oke. Cuma Ground Clearence yang rendah (apalagi tambah side body kit ala Highway Star) bisa membuat repot dikala jalanan rusak atau banjir. Tarikannya sih lumayan oke, pengeremannya juga bagus. Overall, it's worthed banget untuk mobil keluarga. Kabinnya cukup lapang walaupun langit2nya agak rendah. Posisi pengemudi dan penumpang juga cukup nyaman buat gw.

Nissan X-Trail 1st Generation

Automatic non CVT, punya temen, gw sering numpang dan kadang nyetir juga. Gw lebih prefer ama yang lama daripada yang baru. Suspensi nggak begitu halus dan juga gak keras, pengeremannya oke punya. Kulkas kecilnya untuk minuman sangat membantu kalo lagi nyetir jarak jauh. Posisi pengemudi enak dan jarak antar kursi depan dan belakang cukup bagus. Kabinnya emang nggak selega yang baru dan badannya juga lebih kecil dari yang baru. Overall cukup puas berkendara ama yang lama. Btw, ini mobil tarikannya mantap punya..larinya ngacir banget..biasa digeber ama temen ampe angka 180km/h dan kita didalemnya sih nyaman2 aja nggak ada masalah.

Mitsubishi Galant VR-4

Manual, again punya temen, gw sering numpang ama nyicip dikit. Mobil 4WD yang larinya kenceng dan harganya merakyat, gw suka ini mobil..enak buat diajak "main". larinya ngacir dan tarikannya oke punya. Handlingnya termasuk enak walapun ada sedikit body roll yang agak mengganggu, temen pernah geber (dan terkadang) ampe 200km/h di Jagorawi dan nggak ada masalah sama sekali, kadang gw ama dia suka "main2" di JORR di angka 160km/h dan 180kmh/ dan cukup enak mobilnya buat "main2" (walapun masalahnya cuma di jalan bergelombang), asal jangan diajak lompat aja kalau Shock Breaker nggak mau "mati". Kalau mau nyari mobil yang larinya kenceng dan harganya merakyat, piilih ini. Aftermarket partsnya juga nggak susah dicari kok.

overall: nice 4WD sedan, one of a true "Sleeper" car, perfect for those who likes speed, handling, and peformance

Toyota Rush/Daihatsu Terios

Automatic/Manual. Dulu punya..hehe..dan kadang suka naik punya temen, overall kurang enak..Body Roll dan suspensinya kurang nyaman kalo lagi kenceng. Spare parts juga gampang didapat. Overall bodynya masih cukup tinggi buat melibas banjir dan jalanan rusak, cocok untuk budget kebanyakan orang.

Toyota Avanza/Daihatsu Xenia

Automatic/Manual, punya temen, sering numpang, City car yang populer, cuma handlingnya kurang enak, udah rear wheel drive, body roll juga ngak begitu nyaman, dari segenap kekurangan, dia cocok untuk City Car yang dibawa santai. Cocok untuk budget kebanyakan orang. Satu2nya cara untuk mengobati body rollnya adalah ganti pelek dan "kaki" (jangan lupa ganti remnya juga).

segitu dulu aja deh [;)]


   http://t.indoflyer.net/597702


airlines8 -> RE: Review Mobil dan Sepeda Motor Indonesia (23/4/2012 0:07:32)

Toyota Avanza 1.3G 2010 M/T
Mobil ini dikenal irit BBM, spare parts murah meriah, bisa muat banyak, harga jual tinggi. Buat dipake harian enak, dipake bersama keluarga, bersama teman juga okee. Dibawa jauh juga masih tenang2 ajah. Tenaga ada walaupun juga tidak terlalu bertenaga. Sangat minim sekali fitur terutama entertainment dan keselamatan. Tapi selama pake tidak ada yang rewel spare parts nya. Sepertinya, bener2 mobil yang cukup sempurna lah buat orang Indonesia, apalagi untuk yang entry level.

Mitsubishi Galant ST 2500cc V6-24 2001 A/T
Mobil ini lumayan kencang dan sangat galak dimulai pada saat anda menginjak gas pertama kali untuk menjalankan nya (tenaga 170 HP dan torsi 230 NM), walaupun bertransmisi matik sekalipun. Saya beruntung mendapatkan mobil ini dengan sangat antik dan tidak ada cacat sedikit pun pada bulan Oktober 2011. Untuk performance dan kenyamanan jangan ditanya apalagi masih antik, 200an KM/H saya dapat berkali2 dan sangat mudah dengan mobil ini. Kenyamanan tinggal sebut semua masih perfect dan berfungsi dengan baik. Cuman yang nama nya mobil berumur pasti ada ajah yang udah musti diganti, apalagi harga spare parts mobil ini tidak tergolong murah kecuali kalo anda "pintar" dalam membeli barang. Selain itu, konsumsi BBM nya pun sangat tidak recommended untuk kantong saya yang masih kuliah. Rata2 konsumsi BBM nya 1:8 dalam kota menggunakan Pertamax sudah paling irit. Kisah saya dengan mobil ini berakhir seminggu yang lalu, hari minggu 15/4/2012 dini hari ketika dalam perjalanan di tol saya menabrak sebuah truk gandeng. Mobil saya ini rusak parah dan diklaim total loss, sedangkan saya sendiri tidak mengalami luka yang berarti. Ini juga membuktikan betapa kuat, aman, dan tahan lama nya mobil ini.

Mungkin itu ajah, sementara ini baru pake 2 mobil itupun dikasih ortu (belum termasuk yang dipake ortu, punya temen, dll yang sempet diicip mobil nya). Kebetulan sekarang saya juga lagi nyari2 mobil baru lagi sebagai pengganti mobil Galant Hiu saya yang hancur.

Sekian. Terima kasih.


   http://t.indoflyer.net/597702


afterburner -> RE: Review Mobil dan Sepeda Motor Indonesia (23/4/2012 10:41:23)

Johnsy, mungkin lebih baik disebutkan budget anda, harus mobil baru atau boleh seken, 5-seater atau 7-seater, bensin atau diesel, dll. Biar bisa lebih spesifik mobil-mobil yang dibahas. [:)]


   http://t.indoflyer.net/597702


Yohannes -> RE: Review Mobil dan Sepeda Motor Indonesia (23/4/2012 11:08:20)

Saya tertarik mendengar opini pemilik maupun penumpang mobil-mobil bermerk Mazda (apa saja, yang harganya gak sampai 500 juta). Oh iya, mesinnya jangan lebih besar dari 2.5 liter. Irit kah? Rewel kah? Bagaimana layanan purna jualnya? Saya melihat populasi mobil merk ini mulai banyak, mungkin lebih banyak dari tahun 1980-1990an.

Sebetulnya gw tertarik sih sama CX-7, cuma harganya itu loh... [X(]


   http://t.indoflyer.net/597702


cossa cozy -> RE: Review Mobil dan Sepeda Motor Indonesia (23/4/2012 11:28:59)

Ikut share ya...[:)]

Toyota Soluna 1.5 GLi M/T thn. 2000
Inilah mobil favorit yg pernah saya pake sampai sekarang. Bensin irit, 1:10-11 untuk dalam kota, 1:14-15 untuk luar kota. Mesin sangat responsif (mesin emang sudah saya setting ulang), pernah test saya "tarik" gigi 2 sampai 60km/jam dgn RPM msh di 3800..[:-]..
Kelemahannya ada di kaki-kaki. Suspensi terlalu empuk, diisi 4 orang lgsg ndeprok.. Sayang sebentar lg mobil ini mo dilepas (perintah dari ortu, padahal saya masih suka mobil ini..[:(]).. Ada yg berminat??.. *malahngiklan*..[sm=getok3.gif]

Honda City 1.5 VTEC M/T thn. 2004
Mesin responsif, top speed yg saya pernah capai 160 km/jam di JORR arah mo ke SHIA & itu gas belum abis ditekan. Handling mantab, kaki-kaki cenderung keras (sporty) tp masih nyaman. Kualitas interior bagus.
Kelemahan, bensin ngga seirit mobil di kelasnya. Dalam kota mentok di 1:9, luar kota 1:12-13. Spare parts agak mahal. Sama ada blind spot karena desain yg menempatkan kaca kecil antara pilar A dgn frame pintu.

Honda Jazz 1.5 I-Dsi A/T thn. 2004
Yang paling saya senangi dr mobil ini sistem transmisi CVT with Steermatic.. Suspensi agak keras tp masih moderat. Handling cukup oke. Bensin sangat irit..dalam kota seboros-borosnya 1:12, luar kota 1:17 bs tembus..
Kelemahan mesin i-Dsi ini kurang responsif, apalagi dipadu matic tarikan jd lemot.

Suzuki Swift 1.5 ST M/T thn. 2008
Mesin responsif, tarikan sangat enteng. Body imut2 enak bt manuver. Handling oke. Bensin irit, dalam kota 1:10-11, luar kota bisa 1:14-15.
Kelemahan suspensi menerut saya kelewat keras, agak ajrut-ajrutan.

Toyota Innova 2.0 G M/T thn. 2009
Mesin oke, tenaga gede. Kaki-kaki mantab. Cukup stabil meskipun cm diisi 1-2 orang dengan body bongsornya, ngga terlalau limbung kayak kijang kapsul. Fleksibilitas interior yg mumpuni. Keunggulan kijang dari dl apalagi klo bukan resale value yg tinggi..
Kelemahannya bensin boros polll.. Dalam kota cm 1:7-8, luar kota bisa 1:11.

Toyota Innova 2.5 G Diesel M/T thn. 2011
Mesin oke, torsi besar (khas diesel). Bensin irit, dalam kota bs 1:10, luar kota bs 1:13-14. Body bongsor tp irit..[:D] Handling lebih mantab daripada yg versi bensin. Saat ini resale value-nya lebih tinggi dr yg versi bensin.
Kelemahan akselarasi agak lemot, biasa-lah diesel, tp top speed ngga kalah dr versi bensin.

Toyota Avanza 1.5 G M/T thn. 2011
Mobil oke dengan harga oke. Menurut saya ini mobil pas. Harga pas, interior pas, dimensi pas, pokoknya ini mobil pas nggak lebih nggak kurang.. hahaha...[8D] klo mau dicari kelebihan yg signifikan faktor bensin yg irit..
Kelemahan agak limbung, apalagi klo cm isi 1-2 orang.

Kesimpulan kalau buat kondisi di Jakarta, lebih baik cari yg mesin di bawah 1500cc (cenderung lebih irit), dimensi tidak terlalu bongsor tp daya tampung cukup lumayan, klo bisa yg body agak tinggi (antisipasi banjir), suspensi jangan yg terlalu keras (banyak lobang..[:D]), & tentu saja resale value yg baik..

Klo bt sekarang kynya yg paling mendekati ya Avanza & Grand Livina.. klo Suzuki Ertiga gimana ya??.. ada yg sudah coba?..


   http://t.indoflyer.net/597702


airlines8 -> RE: Review Mobil dan Sepeda Motor Indonesia (23/4/2012 11:35:38)

quote:

Saya tertarik mendengar opini pemilik maupun penumpang mobil-mobil bermerk Mazda (apa saja, yang harganya gak sampai 500 juta). Oh iya, mesinnya jangan lebih besar dari 2.5 liter. Irit kah? Rewel kah? Bagaimana layanan purna jualnya? Saya melihat populasi mobil merk ini mulai banyak, mungkin lebih banyak dari tahun 1980-1990an.

Sebetulnya gw tertarik sih sama CX-7, cuma harganya itu loh...


Mazda2 Hatchback 2011 A/T
Ini mobil punya temen. BBM irit dia pake premium, rewel selama ini nggak pernah bahkan dia mengaku selama melihara mobil ini sampai saat ini tidak pernah mengeluarkan uang satu sen pun untuk perawatan termasuk perawatan rutin di bengkel resmi. Interior semua hitam jadi kesan nya sporty, apalagi head unit Mazda nya kalo anda upgrade ke yang layar (lupa nama nya) itu sudah sangat lengkap semua termasuk kamera mundur/belakang, mungkin kurang di GPS nya saja, bahkan teman saya dapat langganan TV mobil, semua nya asli langsung dari dealer Mazda nya pada saat pembelian. Tenaga yah standar mobil hatchback 1500cc lah dan rem sangat pakem walaupun rem cakram nya hanya ada di roda depan. Cuman mungkin kekurangan nya driving experience tidak seenak Honda Jazz, shock nya lumayan keras kalo melewati jalanan rusak atau polisi tidur, kaca penumpang belakang terlalu kecil (sedikit sulit kalo mau membuang serbuk2 rokok), dan kalo malam pada saat hujan deras jalanan tidak terlihat sama sekali.

Mungkin itu ajah dulu. Semoga membantu om.


   http://t.indoflyer.net/597702


haristo -> RE: Review Mobil dan Sepeda Motor Indonesia (23/4/2012 15:08:49)

Ikut sharing juga ya... berdasarkan mobil yang sudah pernah saya naikkin

Toyota Innova 2.5G 2006 Diesel M/T

so far dari semua mobil yang pernah saya naikkin, mobil ini menurut saya paling nyaman dan enak... stabil di kecepatan tinggi, irit (1-11 dalam kota), spacy untuk saya yang tingginya 175CM.
selama enam tahun nggak ada masalah berarti dari mobil ini paling penggantian part aja (suspensi, kopling, rem, filter) dll... kilometernya pun tinggi sudah 200 ribu lebih tetapi rasanya masih enak karena service selalu rutin... awalnya diisi solar tapi sekarang diisi shell... kalo yang bensin borosnya enggak nahan, dari sisi kenyamanan somehow yang diesel lebih nyaman tarikkan lebih ringan
untuk tanjakkan dan harga jual innova diesel ini tinggi... saya coba cek di internet harganya 190 juta... waktu beli 195 juta... memang bodi innova ini bongsor sehingga agak sulit untuk di jalan gang2 yang sempit.

Altis G A/T 1.8 2001

mobil ini yah tipikal sedan jepang lah... saya kurang suka dengan posisi kursinya... kurang pas bagi orang tinggi sehingga cepat lelah... dan dalemnya sempit sekali... bensinnya cukup premium tapi cukup boros juga...

nissan march 2011 1.2

tipikal mobil kota. ringan, kecil, irit... sangat pas untuk dalam kota apalagi jakarta macetnya gila banget... mobil ini dipake adek saya... sebulan habis 800 ribuan dengan premium. steer ringan banget.... posisi kursinya cukup pas untuk saya. bahkan lebih enak dan lega dari altis... suspensi nissan empuk dibanding suspensi avanza G 2004 yang sangat keras...

Kijang LSX 2001 Diesel

kijang kapsul sebenernya sangat pas, hanya suara dieselnya keras sekali. mesin 2L kapsul kurang bertenaga terasa kalo nanjak kurang kuat... suspensinya empuk, mobil ini stabil di kecepatan 100-120 KM/JAM hanya raungan mesin masuk ke dalam kabin.

Avanza G 1.3 2012

yang paling baru... saya rasa sama aja dengan avanza lama hanya dimensi lebih lebar dan panjang serta bentuknya lebih bagus plus interiornya lebih mewah.

@ Om Yohannes

nggak tertarik mobil Korea om? saya lihat desain mobil korea seperti KIA cukup bagus terasa seperti desain mobil eropa...


   http://t.indoflyer.net/597702


skyduck -> RE: Review Mobil dan Sepeda Motor Indonesia (23/4/2012 15:58:25)

quote:

Original : Yohannes
Saya tertarik mendengar opini pemilik maupun penumpang mobil-mobil bermerk Mazda (apa saja, yang harganya gak sampai 500 juta). Oh iya, mesinnya jangan lebih besar dari 2.5 liter. Irit kah? Rewel kah? Bagaimana layanan purna jualnya? Saya melihat populasi mobil merk ini mulai banyak, mungkin lebih banyak dari tahun 1980-1990an.

Sebetulnya gw tertarik sih sama CX-7, cuma harganya itu loh...


Coba bantu jawab ya Om. Kebetulan temen saya dapat kendaraan dinas Mazda CX-7 dari kantornya dan sekali waktu saya pernah nyoba mobilnya tersebut.
Untuk handling, mantap om. Lari kencang juga relatif stabil. Soal boros atau iritnya, sepertinya sih temen saya ngk mengeluhkan hal tersebut. Jadi bisa dikatakan konsumsi BBM masih dalam kondisi wajar. [8D]
Rewel atau ngk, mungkin karena umur CX-7 yang beredar sekarang rata2 masih relatif baru. Jadinya ya belum terdeteksi rewel atau ngk nya.
Nah, kalo soal after sales servicenya yang agak disorot. Mungkin karena jumlah bengkelnya yang tidak terlalu banyak, yang membuat sang owner Mazda harus melakukan booking service dari jauh2 hari.

quote:


Saya berencana mengganti kendaraan baru, kalau bisa yang agak tinggi (seperti Nissan Juke atau Suzuki X-over) dan tahan banting. Ada rekan-rekan IF yang berpengalaman dengan mobil-mobil merk Mazda?


Suzuki X-over, kalo menurut saya, masih kurang tinggi om. Saya pernah nyoba membandingkan ground clearance antara mobil saya (yaris) dengan SX-4, cuma terpaut sedikit. Itu aja Yaris saya sudah banyak bekas baretan di kolong gara2 sering mentok polisi tidur. [8D]. Kalo mau mobil yang agak "lebih" tinggi dengan rentang kisaran harga yang ngk jauh2 dari harga Juke ya mungkin bisa melirik Hyundai Tucson atau Suzuki Grand Vitara 2.0. Kalo ngk salah, harga Grand Vitara di price list dan harga actualnya agak jauh Om (ada diskon yang jumlahnya lumayan).


   http://t.indoflyer.net/597702


kecemplunglagi -> RE: Review Mobil dan Sepeda Motor Indonesia (23/4/2012 16:05:12)

Mercedes-Benz C200 Kompressor, A/T, W203 tahun 2002, Avantgarde
Sedan kecil yang menyenangkan. Kursi pengemudi model bucket seat, sangat terasa nyaman saat harus "agak" ngebut di jalan berkelok-kelok, ditambah kursi yang Avantgarde kan semua electric-powered jadi bisa nentuin posisi yang pas banget untuk pengemudi. Interior lumayan cakep walaupun dashboardnya membuat kabin jadi sempit. Kursi belakang, yah limited space deh. Insulation bagus, noise dari luar cukup teredam. Oiya, CD Changer di glove box, karena in-dash CD player belum yang double-DIN. Ada panel LCD ttg kondisi mesin dan mobil yang bisa dikontrol lewat tombol di steering wheel.

Mesih M271, 1800cc, VVT, DOHC, supercharged. 5-speed automatic, PRND-switchable gear ala Tiptronic. Agak lagging di akselerasi awal karena harus muter supercharger. Mid-rpm sampai redline bisa kenceng tanpa banyak effort (yah tentunya kalo jalanan mendukung), lebih dari cukup buat nggodain Golf VR6. Perawatan cukup mahal (Mercedes gitu...) tapi sesuai dengan kualitas mesin yang never say die. Jangan macem2 dengan elektronics-nya kecuali mau terkapar mendadak. Saya pake mobil ini di Hong Kong yang macetnya tidak separah Jakarta dan sering ke highway, konsumsi bensin dalam kota bisa mencapai 18-20l/100 km tapi kalo di highway langsung turun drastis sampai 8-9l/100km, rekor saya sih 7,8l/100km. Bensin RON 92 dari Caltex dengan Techron.

Oiya, somehow gw gak pernah bisa ngeset cruise controlnya. Kampungan memang, padahal udah baca buku manualnya yang 200 halaman itu (tebel boss, sumpe deh...)

Honda Accord LX LEV, American model, 2.3L, A/T, tahun 2002
Nyaman dan lega. Kursi pengemudi sedan saloon dari kulit, alhasil agak licin kalo lagi belok-belok. Sekali lagi, nyaman, walaupun gak sepinter si C200K itu. Dashboard standar aja, paling cuma ada indikator suhu luar. CD Changer in-dash double DIN (ganti aftermarket merk Pioneer) lumayan buat denger dangdut house pantura-style. Kursi belakang enak buat selonjoran dan dengkul gak mentok. Bagasi lapaaaaang, muat 2 koper besar, 2 koper kabin, dan plastik tentengan.

Irit dan bertenaga lumayan, body mantep dan ceper. Asik diajak ngebut di highway tapi kalo lewat mountain pass ya agak terlalu lebar. Mesin F23A1, 2300cc, 16v, SOHC, VTEC. Autobox 4-speed PRND32L. Low gear-nya sangat membantu kalo jalan turunan curam. Cruising at 100-120 km/h and fuel consumption would be around 1:14. Macet di HK masih dapet 1:8. Nice eh? Bensin RON 92, Caltex with Techron technology.

Ada yang pernah pake VW Golf Mk.5? Terutama yang mesin inline-4


   http://t.indoflyer.net/597702


theo 366 -> RE: Review Mobil dan Sepeda Motor Indonesia (23/4/2012 16:38:35)

Mitsubishi Grandis bagus juga om , mesin 2.4 MIVEC , Automatic , INVECS II, A/T 4 Speed with Sport Mode , di lengkapi ABS,EBD,etc.
kursi tengah lapang , kaki bisa di luruskan , ada ac di setiap atas bangku, model menawan , gak banyak yg make, kenyamanan nomor satu ,
apalagi sedang ada promo cuci gudang , disc sampai 80 juta , free kaca film v-kool, saran saya perlu juga di pertimbangkan om [8D]
happy hunting [:)]

BUKAN PROMOSI , hehehhehe


   http://t.indoflyer.net/597702


pckupelan -> RE: Review Mobil dan Sepeda Motor Indonesia (23/4/2012 16:40:29)

Honda Jazz Vtec 2007 MMC (Minor Model Change)

Udah pakai dari baru, Januari 2007, kilometer sekarang 77 ribuan
Kendaraan keluarga yang luar biasa, kapasitas barang relatif banyak, parkir mudah, posisi mengemudi nyaman, beneran fun to drive,

mesin awet banget, setiap beberapa hari sekali pasti kena limiter di 6750rpm.
Lari 200 Km/j bukan masalah, power dari mesin L15 ini hanya 110hp @flywheel (gear1@60Km/j, gear2@100Km/j, gear3@140Km/j, gear4@170Km/j, gear 5@ [:-] )
posisi duduk nyaman buat gw yang badannya extra jumbo ini.
Suspensi bawaan Vtec yang keras, Handling netral, tahu kapan bakal understeer. ganti ban standar dari 185 ke 195 benar benar memberikan peningkatan kualitas handling.
Soal ban ini, gw upgrade dari eagle NCT5 ke Achilles ATR sport, edan gila gripnya. ban balap all weather ternyata.
non ABS, kaki bakal sibuk kalo ngerem mendadak karena berusaha menyesuaikan di antara maximum grip dan skidding [X(]

kekurangannya...berisik banget, peredaman atap nggak ada jadi kalau hujan berisiknya bukan main.
suara dari ruang ban juga tembus sampai ke kabin apalagi menggunakan ban performa tinggi.
konsumsi bahan bakar cukup asyik, 1 liter untuk 14 kilometer on pertamax+premium dengan kombinasi tol lancar dan jalan normal, stop and go.
Sekarang kapok ngebut,mau balik pakai ban yang nyaman dan nggak berisik aja meskipun grip berkurang, safety for family...

Here she is
[image]https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/s720x720/540663_3374024002328_1621141303_2800677_1702111571_n.jpg[/image]
Thank you
[:)]

edit reason:added pics


   http://t.indoflyer.net/597702


Yohannes -> RE: Review Mobil dan Sepeda Motor Indonesia (23/4/2012 21:01:25)

Overall kayaknya para pemakai Honda jazz puas yah? Memang mobil ini kecil tapi relatif tahan banting.

Ngomong-ngomong thank you buat om airlines8 dan skyduck.

Masalah after sales service itu penting banget om, soalnya nyokap ngotot mau service rutin. Karena males juga kalau datang penyakit tiba-tiba tapi bengkel jauh.

Saya udah pernah nyobain Grandis om theo. Memang keren sih, tapi denger-denger boros juga, dan anehnya pemiliknya malah ganti ke Innova 2004 (yang mana menurut saya boros juga). Wah, jadi ogah.

Soal mobil Korea:

Yes, tebakan kalian benar, saya memang kepincut sama Hyundai Tucson. Kalau KIA saya lihat new Rio yang menarik yah, dengan airbag pula, harganya hanya 150 juta.


   http://t.indoflyer.net/597702


airlines8 -> RE: Review Mobil dan Sepeda Motor Indonesia (23/4/2012 21:48:40)

Ada yang bisa kasih review mobil2 Korea seperti Hyundai Grand Avega, Hyundai i20, Kia All New Rio, lebih baik yang mana, atau bocoran mengenai mobil baru nya Proton, yaitu Proton Preve?


   http://t.indoflyer.net/597702


dikavector -> RE: Review Mobil dan Sepeda Motor Indonesia (23/4/2012 21:52:44)

quote:

Yes, tebakan kalian benar, saya memang kepincut sama Hyundai Tucson. Kalau KIA saya lihat new Rio yang menarik yah, dengan airbag pula, harganya hanya 150 juta.


Design mobil kia/Hyundai yang sekarang-sekarang emang keren om (kalau kata saya), KIA pakai designer top Peter Schreyer. Makanya design-design KIA sekarang ada daylight LEDnya kayak di mobil2 Audi. Kia Rio buat saya adalah hatchback yang paling menarik (kalau dibandingin sama yang punya Hyundai atau bahkan BMW 1 series?). Hmm di review-review di Youtube sih rata-rata postif dengan mobil2nya KIA yang baru-baru keluar ini.


   http://t.indoflyer.net/597702


afterburner -> RE: Review Mobil dan Sepeda Motor Indonesia (23/4/2012 23:48:17)

quote:

ORIGINAL: dikavector

quote:

Yes, tebakan kalian benar, saya memang kepincut sama Hyundai Tucson. Kalau KIA saya lihat new Rio yang menarik yah, dengan airbag pula, harganya hanya 150 juta.


Design mobil kia/Hyundai yang sekarang-sekarang emang keren om (kalau kata saya), KIA pakai designer top Peter Schreyer. Makanya design-design KIA sekarang ada daylight LEDnya kayak di mobil2 Audi. Kia Rio buat saya adalah hatchback yang paling menarik (kalau dibandingin sama yang punya Hyundai atau bahkan BMW 1 series?). Hmm di review-review di Youtube sih rata-rata postif dengan mobil2nya KIA yang baru-baru keluar ini.

Kalau saya lebih suka desainnya Kia daripada Hyundai. Menurut saya new Rio lebih menarik dari Grand Avega, dan new Sportage lebih menarik daripada Tucson. Kalau mesin kedua merek ini menggunakan mesin yang sama untuk jenis mobil yang sama. Saya malah bosan dengan desain mobil Jepang, terutama Toyota. Boring. Mobil Jepang yang desainnya masih llumayan adalah Nissan da Subaru.

Saya sendiri pengguna Honda City VTEC CVT 2005. Mobil ini enaknya dikemudikan sendiri. Kalo disopiri agak kurang nyaman. Tapi kursi belakangnya masih lebih nyaman dari Jazz. Dan bagasinya lumayan besar. Buat belanja bulanan di Carrefour, diisi beras, minyak goreng dll masih sisa space banyak.

Btw, new Kia Rio itu 167 juta yang manual, 181 juta yang matic. Yang 150 juta itu Kia Pride.


   http://t.indoflyer.net/597702


greatstyo -> RE: Review Mobil dan Sepeda Motor Indonesia (24/4/2012 0:36:02)

Thread ini khusus review mobil atau sepeda motor juga boleh? Kalau dilihat judulnya sih ada sepeda motor juga, tapi belum ada yang review nih. Semuanya masih review mobil. Kalau motor bisa masuk sini nanti saya review beberapa motor yang udah pernah saya pakai.. [;)]


   http://t.indoflyer.net/597702


mdjustfly -> RE: Review Mobil dan Sepeda Motor Indonesia (24/4/2012 1:27:29)

Korea??? hheheeh h

Hyundai I20/ GL AT/1396cc/ 2008

Sebelum minjem ni mobil sama sodara, gw pikir hyundai itu jelekk....
tp, setelah nyobain i20 ke puncak, hemmmmmmm hyundai ok juga kok. Banyak fitur sendan premium yg ada di i20, kaya tombol2 di stir, sistem audio yg udah terintergrasi sama kcd bawaan mobil, lumayan kedap suara dan hal lain. Transsmisi maticnya enak juga, cuman msh agak kasar perpindahan gignya di rpm tinggi. Bagi yg biasa sama mobil jepang, pasti agak ketipu sama sistem mobil korea ini, contohnya pengoperasian power switcher wiper dan hal-hal lain deh. ohya, maticnya agak aneh, di mode 2, kalo tanjakan maticnya langsung oper ke 2, ngak ke 1 dulu, padahal tarikan beratt (apa emang gitu semuanya?? -_-) tapi, ni mobil stabil juga di 140 km/h. Bensin juga irit lah.. ampir sama kaya city car laen. sodara gw ngisi total 92, kadang2 pertamax.

soooo ok juga tuh hyundai [:-]

Innova G A/T 2012/Diesel

Cuman nambahin dikit, Suara dieselnya lebihh berisik dari pada diesel Captiva.
Maticnya??????? hadehhhhh ampir sama kaya matic Avanza 2010 G/AT
kalo berenti dan injek rem, dari N ke D atau D ke R atau N ke R pasti agak maju2 kaya endut2an.
mending maticnya Terios yg tipe terbagusnya (S yah??)
pas nyetir, kok suaraya kaya truck yah??

tp suspensi bagi saya lumayan lah. kabin agak ngak berisik, suara dari luar kabin ngak terlalu masuk, kecuali suara diesel nya -_- Konsumsu bensin? ya ya ya semua juga tau Fuel Consumption kijang dari generasi awal sampe skrg [X(]


   http://t.indoflyer.net/597702


jumpseat -> RE: Review Mobil dan Sepeda Motor Indonesia (24/4/2012 4:13:59)

quote:

Thread ini khusus review mobil atau sepeda motor juga boleh?


Idealnya sih thread tersendiri kali ya, karena saya yakin thread ini dan thread R2 nanti akan menjadi panjaaaaang banget....
Dan untuk nyari referensinya juga enak nantinya, mau R4 apa R2, gimana Om Johnsy?


   http://t.indoflyer.net/597702


Page: [1] 2 3 4 5   next >   >>



Forum Software © ASPPlayground.NET Advanced Edition 2.4.2
4.785156E-02