http://t.indoflyer.net/542788
pengalaman kecelakaan lalu lintas (Full Version)

All Forums >> [NON-AVIATION SECTION] >> Airport Lounge

[Poll]

pengalaman kecelakaan lalu lintas


1.) Damai / kekeluargaan
  100% (12)
2.) Jalur hukum / polisi
  0% (0)


Total Votes : 12
(last vote on : 14/6/2011 18:46:56)
(Poll will run till: -- )


Message


hunterboy -> pengalaman kecelakaan lalu lintas (06/5/2011 16:57:34)

Bagi member IF yg pernah mengalami atau punya cerita tentang teman / saudara yg pernah
mengalami kecelakaan lalulintas bisa share di sini, berikut solusi penyelesaiannya :

1.) Damai / kekeluargaan
2.) Jalur hukum / polisi

Mulai dari saya : Pada waktu teman saya mengeluarkan mobil dari pagar rumah (mobilnya mundur dengan kecepatan sangat pelan), mobil teman saya di tabrak sepeda motor dari belakang (mobilnya mengalami sedikit lecet dan penyok di bagian dekat lampu belakang), setelah menabrak mobil teman saya, sepeda motor tsb kehilangan keseimbangan, setelah itu sepeda motornya menabrak (menyerempet) mobil lain di samping motor tsb, yang berakibat mobil lain tsb penyok dan lecet di bagian dekat pintu,
sepeda motornya tidak mengalami kerusakan yg berarti (hanya lecet sedikit), pengendara sepeda motornya mengalami luka ringan, tapi pengendara sepeda motornya menyalahkan mobil teman saya, karena pada waktu mundur mobil teman saya tidak menyalakan lampu sein

Dari kasus ini kira-2 siapa yang salah : ? [8|]
1.) teman saya
2.) pengendara sepeda motor
3.) pengendara mobil lain

kalau menurut pendapat saya pribadi, yg salah pengendara sepeda motornya kenapa sudah lihat mobil mau mundur tapi tidak berhenti, setahu saya kalau mobil mau mundur yg dinyalakan lampu mundur (lampu berwarna putih) bukan lampu sein (lampu sein hanya dinyalakan waktu mobil mau belok, bukan waktu mobil mau mundur) [8|]

mobil teman saya dan mobil lain yg di tabrak sepeda motor tsb hanya korban (tidak bersalah) [:(]

menurut pendapat member di IF langkah apa yg sebaiknya di lakukan teman saya ? [8|]

1.) damai (mengganti hanya biaya pengobatan pengendara sepeda motor tsb dan biaya perbaikan mobil yg di tabrak sepeda motor tsb di serahkan kepada sepeda motor, karena yg menabrak mobil lain itu pengendara sepeda motor)


2.) damai (mengganti biaya pengobatan pengendara sepeda motor tsb, berikut menganti biaya perbaikan mobil lain yg di tabrak sepeda motor tsb, karena sepeda motor tsb menabrak mobil teman saya yg berakibat menabrak mobil lain)

3.) menyerahkan permasalahan ini ke polisi
(apabila permasalahan ini di serahkan ke polisi, kira-2 menurut polisi siapa yg bersalah) ? [8|]

Nb : Tuntutan pengendara sepeda motor, biaya pengobatan + teman saya harus mengganti biaya perbaikan mobil lain yg di serempet sepeda motor tsb (menurut pendapat pengendara sepeda motor teman saya bersalah)

Nb : Tuntutan pengendara mobil lain, teman saya harus mengganti kerusakan mobilnya, karena
sepeda motor tsb kehilangan keseimbangan setelah menabrak mobil teman saya (menurut pendapat pengendara mobil lain teman saya juga di anggap bersalah)


   http://t.indoflyer.net/542788


airlines8 -> RE: pengalaman kecelakaan lalu lintas (06/5/2011 17:30:21)

Kalo saya tergantung om....

1. Kalo saya yang salah, saya akan dengan senang hati mengakui kesalahan saya dan mengganti semua kerugian dengan jalur damai.
2. Kalo orang lain yang salah dan mengakui kesalahan nya, saya hanya minta ganti rugi dengan jalur damai.
3. Kalo orang lain yang salah tapi tidak mengakui kesalahan nya, saya siap beradu mulut bahkan hingga beradu jotos. Nggak akan ada damai2 an. Bila perlu melaporkan kejadian kepada pihak yang berwajib atau diselesaikan lewat jalur hukum/pengadilan.
4. Kalo orang lain yang salah dan mengakui kesalahan nya, dan orang lain tersebut adalah cewek cakep dimata saya, saya akan dengan senang hati memaafkan dan mengganti kerugian saya sendiri hahaha pernah kejadian soal nya.


   http://t.indoflyer.net/542788


benzar -> RE: pengalaman kecelakaan lalu lintas (06/5/2011 17:33:44)

hmm..kalau saya sih menempuh jalur kekeluargaan saja...karena cidera/kerusakan yg ditimbulkan sedikit...kecuali udah pecah kaca,ada korban meninggal baru saya serahkan ke polisi..

yg saya tau sedikit ya....
kalau mobil kita bertabrakan dengan kendaraan dibelakang kita,bukannya yg salah adalah yg dibelakang??
bilang aja "ah saya mau mundur,eh ditabrak sama motor ini"...kecuali kita lagi maju dan menabrak kendaraan yg ada didepan kita baru kita yg salah..

quote:

karena pada waktu mundur mobil teman saya tidak menyalakan lampu sein

bukannya harusnya yg wajib adalah lampu mundur(putih) itu ya dibanding lampu sein(kuning-kedap.kedip)
lampu sein kan hanya untuk menunjuk/penunjuk arah yg akan kita tuju (kiri,kanan)


   http://t.indoflyer.net/542788


airlines8 -> RE: pengalaman kecelakaan lalu lintas (06/5/2011 18:01:30)

quote:

Pada waktu teman saya mengeluarkan mobil dari pagar rumah (mobilnya mundur dengan kecepatan sangat pelan), mobil teman saya di tabrak sepeda motor dari belakang (mobilnya mengalami sedikit lecet dan penyok di bagian dekat lampu belakang), setelah menabrak mobil teman saya, sepeda motor tsb kehilangan keseimbangan, setelah itu sepeda motornya menabrak (menyerempet) mobil lain di samping motor tsb, yang berakibat mobil lain tsb penyok dan lecet di bagian dekat pintu,

Ini temen om mundur belok yah? Kena tabrak di bagian samping? Kok agak aneh ajah kalo ditabrak di bagian belakang saat mundur lurus keluar rumah, lah rumah temen om sejalur sama jalan raya? atau di pertigaan jalan? [8D]


   http://t.indoflyer.net/542788


gils -> RE: pengalaman kecelakaan lalu lintas (06/5/2011 19:25:54)

saya dulu sering banget kecelakaan motor, baik kecelakaan tunggal maupun yg melibatkan pihak kedua (menabrak/ditabrak).
Mulai dari yg ditabrak:
- pernah di tabrak dari belakang, dua kali saya mengalami nya. Yang pertama itu ditabrak mobil pikap (pick-up/ mobil bak terbuka). Jadi waktu itu hujan dan saya sedang berhenti untuk menunggu kendaraan yg mau lewat. Tiba-tiba sepeda motor saya tersentak ke depan disertai dengan bunyi "BUM" yg lumayan keras. Saya sempat jatuh bersama dengan motor Thunder saya. Sang supir pikap keluar lalu menolong saya. Dia tanya berulang kali, "ada yang luka mas?", "nggak apa-apa mas?". Saya lihat mata nya...mata nya merah. Mungkin karena ngantuk. Saya jawab "nggak apa-apa, pak " karena memang keadaan saya nggak apa-apa...cuma shock aja [8D]. Lampu belakang motor nggak pecah dan nggak ada komponen motor yg rusak/hancur. Jadi untuk apa masalah nya diperpanjang?

sementara yang kedua itu ditabrak sama motor waktu berhenti di traffic light. Orang yg nabrak itu seumuran mahasiswa dan membonceng anak sekolahan. Saya menoleh ke belakang; dia bilang "maaf mas, maaf mas". Kalau dilihat dari waktu kejadian nya, yaitu waktu pagi, seperti nya dia sedang antarkan adik nya ke sekolah. Jadi ya saya biarkan aja; lagipula saya juga tergesa-gesa [:)]

jadi pendek kata saya selalu menyelesaikan dengan kekeluargaan...karena memang kerusakan nya nggak parah [:)]

quote:

3.) menyerahkan permasalahan ini ke polisi
(apabila permasalahan ini di serahkan ke polisi, kira-2 menurut polisi siapa yg bersalah) ?

AFAIK, mobil om. Kata ortu saya: kalau ada kecelakaan lalin, yang lebih besar yang disalahkan.

saya dulu waktu nyetir mobil pernah di tabrak dari samping oleh pengendara motor waktu ada di perempatan tanpa traffic light. Yang salah sebenarnya motor itu..karena dia nggak berhenti atau minimal melambatkan laju nya untuk jaga-jaga kalau-kalau ada kendaraan yg melintas dari arah lain. Pengendara sepeda motor itu luka ringan, tapi saya beri uang sebagai ganti biaya pengobatan, meskipun nominal nya jauh lebih dari cukup untuk ke dokter atau beli obat luka. Itu nama nya "uang damai" [8D]. Tapi ya gimana lagi. Kalau di perkarakan ke polisi, saya khawatir kalau di mata polisi saya yang salah [:)]. Di lain pihak, dia nggak pakai helm dan ada kemungkinan nggak bawa STNK/SIM. Jadi nggak usah lah di perpanjang [:)]


   http://t.indoflyer.net/542788


Yohannes -> RE: pengalaman kecelakaan lalu lintas (06/5/2011 19:34:57)

Yang ini jelas salah si sepeda motor, karena dia gak lihat mobil mundur terus ditabrak. Biasa sih, pengendara motor banyak yang suka nyelip-nyelip dan salah perhitungan.


   http://t.indoflyer.net/542788


haristk7 -> RE: pengalaman kecelakaan lalu lintas (06/5/2011 20:43:03)

Ok, saya ingin share sesuatu, mudah2an ada manfaatnya buat semua orang disini. A serious accident that i'm and the others 2 IFers lucky to be alive, an experience yang nggak bakal bisa dilupakan seumur hidup dan..saya berharap nggak ada satupun anggota IF yang bakal mengalaminya. Fotonya akan diupload rekan kita juga yang kebetulan ikut bersama saya pada saat kejadian.

Bintaro, menjelang malam hari. Hari itu hari sabtu, cuaca agak sedikit mendung tapi tidak menghalangi niatan saya bertemu dengan rekan2 IF lainnya yang merencanakan akan berkumpul di BSD. Kami bertiga berangkat ke BSD dengan saya sebagai drivernya, saya merencanakan akan exit di BSD kedua karena lebih dekat dengan tempat kumpul dengan waktu tempuh 30 menit dengan kecepatan 100km/h - 120km/h.

Pada saat akan starting engine, mobil sya ngadat nggak mau di start, tidak seperti biasanya. Setelah membetulkan apa yang salah, akhirnya bisa di start. Saya sendiri tidak ada firasat apa2 pada saat berangkat. Kami pun berangkat menjelang manghrib, hari itu cara mengemudi saya agak berbeda, agak sedikit reckless dari biasanya. Sebelum masuk tol, saya menyempatkan diri untuk mengisi bahan bakar hingga full tank. Setelah mengisi bahan bakar, saya kemudian memasuki jalan tol dengan kecepatan tinggi sambil memutar lagu OST Gran Turismo 5 "My Chemical Romance - Planetary (Go!)" (saya masih memutarnya, pada saat mengetik inipun, saya tetap memutarnya). Tidak ada firasat apa2 ketika memasuki jalan tol. Diikuti dengan perbincangan ringan dan sedikit canda tawa, saya pikir ini akan menjadi malam yang seru dan penuh dengan tawa. Mendekati exit BSD pertama, salah seorang rekan yang duduk di belakang mengatakan "wey kiri wey kiri" saya kemudian melihat ke arah exit kiri tersebut sambil bergumam dalam hati "knp ambil yang ini ? bukannya lebih cepat exit kedua ya ? ahh lanjut aja deh" posisi saya waktu itu ada di lajur kanan. Saya tidak tahu kalau ada mobil pecah ban dan lagi mengganti ban tanpa memberikan lampu hazard atau peringatan apapun di depan saya.

Saya kaget bukan kepalang melihat ada mobil berhenti di depan saya dan di lajur kanan pula ! saya la ngsung injak rem tapi segera melepasnya karena tidak akan keburu, akhirnya saya banting stir ke kiri dengan mendadak daripada saya menghantam mobil tersebut. Ternyata di kiri ada bus, yang kemudian menenggor pantat kiri mobil dan membuat saya kehilangan kendali. Kemudian mobil yang menurut pengendara lain terplanting dan terputar beberapa kali..saya pun langsung ambil brace position seperti di pesawat yang akan crash landing, menutup mata, dan memegang stir kuat2. Disaat inilah saya mengatakan di hati saya "OK I'M DEAD !!" kejadian berlangsung begitu cepat, all hell broke loose pokoknya..bruuk bruukk..gubraakksss...lalu mobil kami berhenti di lajur darurat dengan keadaan roda bagian kiri ada di atas menghadap ke langit sore yang mendung dan roda belakang kanan patah. Saya segera mematikan radio, mematikan mesin, dan mengecek kedua rekan kita. Alhamdullilah benar2 mukjizat-Nya, kami semua selamat segar bugar tidak ada luka kecuali saya sedikit lecet di leher akibat seatbelt dan tangan saya juga sedikit lecet dan memar ringan.

"WOOOIII CEPET SINI ! BANTUIN MEREKAA !!" "ayo woy ayo woyy..bantuin ngeluarin mereka" Suara para pengendara yang kebetulan melintas dan kemudian berhenti untuk menolong kami (saya sangat berterima kasih kepada mereka, semoga Allah membalas mereka dengan hal yang lebih baik, amin) Saya segera mengularkan tangan pertanda bahwa kami selamat. Kami segera ditolong dan dibantu keluar kendaraan yang sudah ringsek dan tidak berbentuk lagi, Total Lost (dicover ****ransi). Saya sempat melihat ke arah kendaraan yang berhenti di lajur kanan tadi, dia sudah hilang ! Tapi memang diconfirm petugas tadi memang ada yang ganti ban di lajur kanan. Bus yang menabrak saya juga selamat hanya penyok di bemper kirinya. Karena saya sadar ini kesalahan saya, kami menempuh jalur kekeluargaan dan ia pun bersedia. Tidak lupa kami mengamankan barang2 pribadi milik kami, hp, dompet, dan laptop masih selamat.

Singkat ceita, kami pun dibawa ke kantor PJR untuk dimintai penjelasan. "Kalian benar2 beruntung masih segar bugar ! biasanya yang kayak begini ini, udah pada di RS luka2 serius !" kata pak polisi di kantor PRJ, semua urusan cepat selesai karena saya memilih jalan damai bersama pengemudi bus. Ya...ini benar2 mukjizat kami selamat tanpa kurang satupun..bahkan ketika CT-Scan dan semuanya baik2 saja, dokter2 yang memeriksa sedikit tidak percaya bahwa semuanya baik2 saja. Iya, inilah mukjizat-Nya...Alhamdulillah, kami semua selamat tanpa luka serius. Mungkin Allah menyiapkan kejutan buat kami di masa depan, emnyiapkan sesuatu untuk kami bertiga, entah apa itu. tapi yang pasti, semuanya ada hikmahnya, saya pun bersumpah malam itu jika kembali ke jalan lagi, saya tidak akan ngebut lagi..mau ngebut boleh, tapi di game aja. Dan saya pun akan jauh lebih berhati2 dan lebih awas. Akibat kejadian ini, salah satu doa saya terkabul, i'll get my 20/20 vision back in one year or less..benar2 kebesaran yang Maha Kuasa.

Dalam beberapa hari, rasa trauma itu hilang, karena saya sendiri penggemar mobil, terumata mobil balap seperti Super GT (dulu JGTC, Japan Grand Touring Car). DTM, Le Mans USA and Europe, dan FIA GT. Rasa trauma itu saya hilangkan dengan memainkan Gran Turismo 4 di sirkuit Nurburgring Nordschleife. Pertama memang masih dagdigdug, tapi lama kelamaan hilang. Sehingga saya sudah berani kembali ke jalan walaupun hanya sebagai penumpang (masih dilarang dojter bawa mobil sementara waktu). Saya hanya ingin berpesan kepada rekan2 IFers: berhati2lah selama berkendara, alon-alon asal kelakon (pelan2 tapi selamat) (nasihat ayah saya yang ENTAH saya lupa hari itu), jangan lupa berdoa sebelum berangkat, dan lebih hati2 serta waspada dalam berkendara.

Safe Flight and Drive everyone !

Best Regards


   http://t.indoflyer.net/542788


ariefjordie -> RE: pengalaman kecelakaan lalu lintas (06/5/2011 20:50:45)

Very glad we are here.

Berikut beberapa pics our car.

At police office

[image]http://i1023.photobucket.com/albums/af357/ariefjordie/sssss.jpg[/image]

[image]http://i1023.photobucket.com/albums/af357/ariefjordie/23042011084.jpg[/image]

Closer

[image]http://i1023.photobucket.com/albums/af357/ariefjordie/IMG00131-20110423-2002.jpg[/image]

[image]http://i1023.photobucket.com/albums/af357/ariefjordie/aaaaa.jpg[/image]

[image]http://i1023.photobucket.com/albums/af357/ariefjordie/IMG00129-20110423-2000.jpg[/image]

We believe God with us.


   http://t.indoflyer.net/542788


ariefjordie -> RE: pengalaman kecelakaan lalu lintas (06/5/2011 21:14:13)

Tambahan sedikit.

Very glad we are here, bisa kembali bersama Indoflyer and tell our story

The pic was taken by someone when saya mengambil dan membereskan barang-barang dari dalam mobil.

*posisi mobil setelah didorong. Sebelumnya terbalik.
[image]http://i1023.photobucket.com/albums/af357/ariefjordie/aaasddf.jpg[/image]


   http://t.indoflyer.net/542788


adnan -> RE: pengalaman kecelakaan lalu lintas (06/5/2011 22:04:56)

wah nice story om haristk7
Ya it's miracle
tapi ko liat di foto mem jordie AirBag Ko nga keluar ya[8|]....

BTW:kalau saya sendiri
hampir Kecelakaan lalu lintas bukan karena pengendara lain atau kendaraan lain yang lagi berhenti
tapi karena jalan...
jalan di bandung banyak yang bolong[>:]
Nah waktu itu pagi hari aku mau berangkat sekolah nganterin adik dulu deh lewat pajajaran karena adik emang sekolah di SMPN9...
karena lagi iseng dan waktu masuk masih lama jam 6.30 sedangkan owe berangkat jam 5.40
ambil iseng kiri laah lewat jalan ra wiriadinata(IP) abis itu belok kanan pasteur en lewat jalan otten,,,
bandung masih sepi saat itu aku rada ngebut lah 90KM/H pake motor mioo
nga taunya pas deket deket putaran lingkaran mau ke jalan cipaganti
ada lubang lumayan gede karena high speed susah ngerem lanjut lah masuk ke lubang itu
dan rasanya kaya landing bumpy gitu dan itu keras...pas stangnya naik dikit malah susah kendali
beruntung karena aku sering main flightsim jadi ada reflex before landing paksa lurus dan akhirnya jalan balik deh
ehh taunya di depan tuh ada mobil...untung kecepatan owe setelah masuk lubang rada kurang 60km/h aja..
langsung break perlahan nyalip deh
setelah itu kecuali di jalan pasupati nga berani ngebut deh
paling banter 70km/h aja


   http://t.indoflyer.net/542788


adrian_octa -> RE: pengalaman kecelakaan lalu lintas (06/5/2011 22:38:11)

Pernah sekali,pagi-pagi buta di halim, jalanan di pinggir sungai di halim dekat POM AU, karena jalanan kosong saya ngebut, karena ada deru mesin pesawat saya noleh ke kanan karena di kanan itu runway. Ternyata itu pesawat E4B milik USAF saya takjub sehingga padangan saya tertuju pada pesawat tsb. Tiba-tiba DARRR! motor saya menghantam lubang , keseimbangan saya hilang tapi akhirnya bisa recover dan stabil lagi. Saya menepi ternyata velg depan saya penyok dan segitiga stang saya bengkok, untungnya nggak ada luka berarti.

Habis itu saya kapok ngeliatin pesawat pas lagi berkendara [:D]


   http://t.indoflyer.net/542788


bagus_70 -> RE: pengalaman kecelakaan lalu lintas (06/5/2011 22:47:14)

[sm=jabrik.gif][:(]

Wah ternyata mobil yang terlibat adalah mobil Toyota Rush...mobil idaman saya di jaman dulu... (Walaupun mobil saya sekarang yang rada mirip: Daihatsu Terios TX).

Oya.... [8|][8|][8|]

...kok topik kecelakaan di sini adalah menabrak atau ditabrak..?

Dua kecelakaan terakhir yang saya alami, keduanya pakai motor, terjadi karena faktor selain tabrakan.

Yang satu adalah di turunan Nagreg (sehabis tikungan Cagak, menjelang Limbangan) tahun 2006 silam. Waktu itu tas saya penuh peralatan kaya handycam, tripod, dll. Pas di turunan Nagreg sebelah timur, ada proyek pengaspalan jalan. Waktu itu tidak ada kegiatan, karena masih pagi sekali.

Nah pas di sebuah tikungan menurun, tiba-tiba saja motor saya kehilangan kendali: setang saya belokkan, tapi motor tetap berjalan lurus... KE JURANG! [sm=jabrik.gif][sm=jabrik.gif][sm=jabrik.gif]

Beberapa detik berikutnya saya kehilangan kesadaran, dan begitu bangun, rupanya saya sudah terbaring di tanah di sisi jalan dalam kondisi tertelungkup.... Motor saya dalam kondisi babak belur, tapi masih bisa dikemudikan lagi. Saya tak mengalami luka, hanya keseleo sedikit. Dan yang terpenting, saya tidak jatuh ke jurang, dan peralatan saya selamat semua.

Penduduk di sekitar situ menolong saya, dan mereka berkata kalau saya terpeleset. Sewaktu saya lihat ke jalan, rupanya di jalanan ada tumpahan oli yang posisinya pas di jalanan yang menurun dan menikung.

Siapa yang salah disini? Ya jelas Dinas PU Jawa Barat karena teledor. [:@][:@]

Begitu bangkit lagi, tadinya saya berpikir untuk melanjutkan perjalanan lagi ke jembatan KA Ciherang di Malangbong, untuk menshoot KA Argo Wilis dan Lodaya. Tapi baru beberapa meter berjalan, saya melihat bahwa walaupun motor saya berjalan normal, tapi kondisinya yang babak belur jelas tidak memungkinkan untuk dibawa ke jembatan Ciherang, yang jalan aksesnya berlumpur.
Akhirnya saya memutuskan untuk membawa motor saya ke bengkel langganan saya di Geger Kalong Hilir, Bandung (langsung dari TKP [sm=blink.gif]).


Kecelakaan terakhir terjadi bulan Maret 2011 kemarin. Dan seperti sebelumnya, naik motor dan bukan karena tabrakan.

Waktu itu saya dari rumah di Sarijadi menuju ke Dago Pojok. Di daerah Babakan Siliwangi, tiba-tiba di depan jalan diblokir oleh truk yang berhenti agak ke tengah, serta sebuah angkot yang berhenti di sebelahnya [:@]
Saya pun langsung mengerem motor saya, dan tiba-tiba....TWAK!!! Saya salto dari motor dan mendarat di aspal. Rupanya roda depan terkunci mendadak. Tak seperti kecelakaan di tahun 2006, kali ini saya terluka (karena tidak memakai perlindungan sebanyak kecelakaan sebelumnya) dan kerusakan motor lebih parah.

Gebleknya, kedua kendaraan yang tadi memblokir jalan saya dengan santai melenggang kangkung tanpa merasa bersalah. Padahal sebenarnya kejadian ini tidak akan terjadi kalau saja mereka tidak memblokir jalan.


   http://t.indoflyer.net/542788


greatstyo -> RE: pengalaman kecelakaan lalu lintas (07/5/2011 0:16:29)

sekedar share juga mengenai pengalaman kecelakaan parah yang pernah saya alami dan tidak akan pernah saya lupakan seumur hidup saya

1. kejadiannya udah cukup lama di lampung tahun 1997. saya ceritanya mau menghabiskan liburan karena kakak kelas ujian akhir/UAN (istilahnya jaman dulu apa ya?) di tempat tante saya yang berada di PT Gula Putih Mataram (Sugar Group Company)-Lampung Tengah. saya hanya berangkat berdua dengan nenek saya karena orang tua sibuk dengan kerjaan. kami naik bus untuk kesana. dari pertama naik bus memang terus melaju cukup kencang. dengan jalanan yang tidak terlalu lebar saya lihat bus sudah melaju pada kecepatan 100-120 km/jam. saya bisa melihat speedometer karena saya duduk paling depan. saat ada tikungan ke kanan bus mengambil lajur kanan, ternyata dari arah berlawanan ada gerobak. sopir sangat kebingunan mengendalikan bus, kemudian bus oleng.. saat bus oleng, si sopir melompat keluar dari bus. hanya dalam hitungan detik, bus sudah terguling. lokasi tergulingnya bus ini baru berjarak 25 km dari rumah.. saya tidak sadar kalau tangan kanan saya tertimpa pecahan kaca depan bus yang cukup besar. karena terburu-buru ingin segera keluar dari badan bus saya pun menarik tangan saya kemudian mencari nenek saya. saya masih belum sadar kalo tangan saya terluka. alhamdulillah nenek saya tidak apa-apa. nenek saya kemudian mengecek keadaan saya. dan oh my god, punggung tangan kanan saya terluka sangat lebar. kami segera menuju ke rumah sakit terdekat dengan dibantu oleh warga setempat dan supir-supir angkot. begitu juga dengan korban-korban yang lain.

tidak lama di rumah sakit, orang tua saya datang. rumah sakit terdekat juga tidak sanggup untuk mengatasi luka pada tangan saya. kemudian orang tua saya membawa saya ke rumah sakit immanuel di bandar lampung. sementara nenek saya hanya perlu beberapa jahitan di tangannya. sampai di rumah sakit immanuel langsung masuk UGD dan cepat ditangani oleh dokter jaga. yang cukup mengagetkan, saya harus dioperasi hari itu juga. malam harinya dokter spesialis ortopedi satu-satunya yang ada di lampung saat itu datang untuk mengoperasi saya. operasi ini untuk membersihkan luka sekaligus menyambung urat-urat tangan saya yang putus.. kurang lebih 20 hari saya dirawat di rumah sakit immanuel. sementara untuk menumbuhkan daging pada tangan saya sebelum operasi kedua saya dirawat di rumah agar nggak terlalu banyak biaya yang keluar. selama 20 hari saya dirawat di rumah dan tiap 3 hari sekali harus kontrol ke dokter. setelah itu masuk tahap operasi kedua yaitu menutup luka tersebut dengan kulit yang diambil dari kulit paha.. pada operasi kedua ini nggak terlalu lama di rumah sakit. saya hanya seminggu dirawat di rumah sakit bumi waras. selama 3 bulan saya harus istirahat dan tidak bisa sekolah sama sekali. saya masuk sekolah langsung ujian kenaikan kelas. untuk menulis jawaban pun harus dibantu oleh salah seorang guru. setelah kurang lebih satu tahun tangan kanan saya baru mulai bisa berfungsi meskipun tidak sempurna. saya bisa menulis, makan, dan lain-lain dengan tangan kanan lagi. tidak kidal seperti sebelumnya. Sampai sekarang bekas luka tersebut masih tersisa dan menjadi cacat permanen. tapi saya masih bersyukur saya selamat dalam kecelakaan tersebut. saya juga bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. hanya saja banyak korban luka parah.. dan yang bikin dongkol, itu sopir nggak tau kemana sampe sekarang[:@]

pemilik bus lebih memilih jalan damai dan bersedia menanggung semua biaya rumah sakit itu juga karena desakan ayah saya. setelah kejadian tersebut ayah saya memang langsung lapor ke polisi, dan polisi segera mengamankan bus tersebut untuk ditahan. awalnya pemilik bus hanya bersedia membayar setengahnya dan meminta ayah saya menandatangani berkas pembebasan bus tersebut agar bisa diperbaiki dan segera beroperasi kembali. ayah saya dengan tegas menolak dan tidak akan menandatangani berkas tersebut sebelum pemilik bus membayar semua biaya rumah sakit yang totalnya hampir 20 juta. untuk saat ini mungkin nilai tersebut nggak terlalu besar. tapi untuk tahun 1997, nilai tersebut bukan nilai yang sedikit bagi keluarga saya. pemilik bus akhir setuju membayar biaya tersebut dengan membayar dua kali, tentu saja dengan surat perjanjian yang disertai materai.. mungkin saya adalah yang paling beruntung karena mendapatkan kompensasi yang paling besar di antara korban lainnya meskipun kalo dipikir2 uang tersebut tidak berarti apa-apa jika dibandingkan dengan cacat permanen saya ini. korban lainnya yang lebih parah dari saya (daging pahanya habis terjepit pintu) cuma dapet 500.000. sedangkan yang patah tulang cuma disuruh sangkal putung dan diberi uang 300.000. bagaimana jika ayah saya tidak langsung lapor polisi? mungkin nasib saya akan serupa dengan mereka. [;)]

kecelakaan inilah yang membuat saya sampai sekarang masih agak trauma naik bus. terutama bus-bus suroboyoan (jogja-surabaya) seperti sumber kencono sangaaatt saya hindari. mending naik kereta atau pesawat walaupun harganya lebih mahal tapi nggak bikin jantungan.. jujur aja saya hampir sebulan sekali pulang pergi surabaya-jogja selama 2 tahun ini dan baru dua kali naik bus eka, itupun karena kepepet nggak dapet tiket kereta. selebihnya saya mendingan naik kereta, pesawat, atau malah naik motor.[:D]

2. kalo kejadian kedua ini memang karena ulah saya sendiri. ceritanya sih waktu itu saya tinggal di Perumahan PT Gula Putih Mataram. setiap sore para ababill (ABG-ABG labil[:D]) biasa jalan-jalan dengan motor di sekeliling perumahan, perkebunan tebu, dan sampai pabrik. yah tau sendiri lah namanya juga di perkebunan mana ada jalan yang di aspal[:D], kecuali di perumahan. saya jalan-jalan sampai pabrik dengan motor Yamaha RX-King 2003 saya. waktu itu sudah menjelang maghrib saya dengan bergegas segera pulang. di jalan yang berupa tanah merah itu kecepatan motor sudah berada di 120-130 km/jam. RX-King emang maknyuss buat kebut-kebutan[:-]. nggak taunya dari arah berlawanan ada dump truck yang melintas.. wussshh... debunya mengepul langsung bikin mata nggak bisa ngeliat sementara kecepatan motor nggak berkurang. tiba-tiba dari depan ada lubang yang cukup dalam dan membuat saya nggak bisa menghindar.. motor melibas lubang itu dan langsung melayang[X(]. saya yakin betul kalau ban depan dan belakang tidak menyentuh tanah lagi sementara tangan saya sudah lepas dari stang motor. astagfirullah ya allah saya sepertinya akan jatuhh.. beberapa detik kemudian motor menyentuh tanah dan benar saja saya hilang keseimbangan. saya jatuh tergulung-gulung tanpa helm, tanpa jaket, tanpa sepatu dengan kecepatan masih sekitar 120 km/jam. hanya menggunakan sandal jepit, celana pendek, dan kaos.. sementara itu motor masih terus melaju sampai pelan baru jatuh.. saat itu saya masih sangat sadar kemudian berdiri menghampiri motor yang berada cukup jauh dari saya. dengan kaki yang masih gemetar saya membangunkan motor. tidak ada orang sama sekali saat itu, jadi nggak ada yang nolong juga. saya cek motor nggak apa-apa, hanya ada tetesan bensin aja. kemudian saya coba menghidupkan mesin motor ternyata berhasil. saya saat itu nggak perduli dengan luka saya. motor berhasil hidup langsung deh ngacir ke rumah sakit sendiri[8D]. alhamdulillah lagi karena saya hanya mengalami luka-luka ringan di kepala bagian belakang karena terseret saat jatuh, luka di kedua tangan, kedua pundak, kedua lutut, dan kedua mata kaki. semuanya hanya perlu dibersihkan dengan alkohol yang ampuuunn deh perihnya, dikasih betadin lalu diperban. besok paginya mau ke sekolah dengan badan penuh dengan bungkusan kain kasa putih, eh ternyata si RX-King ban depannya pecah[&:].. sempet takut kena gegar otak ringan karena selama beberapa hari kepala pusing banget plus mual-mual terus bawaannya.. untungnya tidak terjadi. sekarang RX-King itu udah dijual. jujur aja saya selalu kangen sama motor itu apalagi kalo om injun lagi bahas RX-King stang japit[:(].


yah mungkin pelajarannya yang bisa diambil, kalau jadi korban kecelakaan segera lapor polisi saja. berdasarkan pengalaman saya yang pertama di atas nggak ribet kok. saya hanya beberapa kali dimintai keterangan oleh polisi. mungkin yang ribet ya yang dilaporkan. [8D]
yang kedua, kalo berkendara sewajarnya ajalah nggak usah ngebut-ngebut meskipun anda sangat percaya diri bisa mengendalikan kendaraan anda.. seperti kata om haristk7, alon-alon asal kelakon ehh pelan-pelan asal selamat.. [;)]


   http://t.indoflyer.net/542788


bagus_70 -> RE: pengalaman kecelakaan lalu lintas (07/5/2011 1:18:09)

Mas greatstyo, pengalaman buruk anda dengan bis itu yang membuat saya agak benci bis. Dan kalau ada orang yang mengidolakan bus (atau truk) hanya karena penampilannya gagah dan ukurannya mantap sebagai sesuatu yang tidak patut. Khususnya jika kita melihat tingkah laku sopir bus yang ugal-ugalan, serta kecenderungan mereka yang mampu lolos dari jerat hukum dengan mudahnya, jika dibandingkan dengan pilot pesawat atau masinis KA.....

Mohon maaf kalau kurang berkenan....[sm=maap.gif]


   http://t.indoflyer.net/542788


hunterboy -> RE: pengalaman kecelakaan lalu lintas (07/5/2011 11:37:54)

quote:

Ini temen om mundur belok yah? Kena tabrak di bagian samping? Kok agak aneh ajah kalo ditabrak di bagian belakang saat mundur lurus keluar rumah, lah rumah temen om sejalur sama jalan raya? atau di pertigaan jalan?


1.) Waktu mundur, sambil belok ke kiri
2.) Rumah temen saya sejalur sama jalan raya

quote:

Yang ini jelas salah si sepeda motor, karena dia gak lihat mobil mundur terus ditabrak.


quote:

AFAIK, mobil om. Kata ortu saya: kalau ada kecelakaan lalin, yang lebih besar yang disalahkan.


1.) Kira-2 gmn sih peraturan lalu lintas yg berlaku sekarang ? apakah ada peraturan bahwa kendaraan kecil selalu (benar) menang ? [8|]

2.) Mungkin ini adalah salah satu penyebab terjadinya kasus trabrak lari biarpun kendaraan besar tsb benar tetapi kendaraan besar tsb tetap di salahkan [:(]
- pengemudi kendaraan besar tidak bersalah tapi harus menangung kerugian mobilnya rusak + harus menanggung biaya perbaikan kendaraan yg lebih kecil + biaya pengobatan,polisi, dll, ...
- kurang nya keadilan di negeri ini [:(]


   http://t.indoflyer.net/542788


GerryAirways -> RE: pengalaman kecelakaan lalu lintas (07/5/2011 13:25:58)

quote:

tapi pengendara sepeda motornya menyalahkan mobil teman saya

Gak usah gitu...
Mobil mesin nyala, berenti... ditabrak motor... pengendara sepeda motornya nyalahin mobil... *gubraks*...
Jalan Damai? OGAH! Motornya pasti minta duit...
Biasanya, "Jalan pegang2 kunci stir" cukup ampuh!

*Gak semua pengendara motor kayak yang diatas yaaaaah!!!!!!!!*

quote:

Dari kasus ini kira-2 siapa yang salah : ?

Well, kalo dah gini, pake:
3. Jalur Pegang Kunci Stir
4. Jalur hukum sampe abis pantang mundur (alias jangan terima permintaan damai sama polisinya kecuali tanpa keluarin duit se-senpun (keculi jika untuk bayarin bantuan hukum! [sm=ngakak.gif])

quote:

(apabila permasalahan ini di serahkan ke polisi, kira-2 menurut polisi siapa yg bersalah)

Biasanya kalo begini, polisinya malah yang rekomendasi negosiasi damai (ujung2nya, ente bayarin si pengendara motor...)

quote:

damai (mengganti biaya pengobatan pengendara sepeda motor tsb, berikut menganti biaya perbaikan mobil lain yg di tabrak sepeda motor tsb, karena sepeda motor tsb menabrak mobil teman saya yg berakibat menabrak mobil lain)

OGAH!!!!

quote:

bukannya harusnya yg wajib adalah lampu mundur(putih) itu ya dibanding lampu sein(kuning-kedap.kedip)
lampu sein kan hanya untuk menunjuk/penunjuk arah yg akan kita tuju (kiri,kanan)

Kalo lampu mundur nya nyala, plus pake lampu sen... Paling2 si pengendara motor bilang, "karena pake lampu sen saya jadi bingung dan bukannya ngelak, dah keburu nabrak karena bingung. Mestinya gak pake lampu sennya! Ganti rugi!!!"

quote:

Saya menoleh ke belakang; dia bilang "maaf mas, maaf mas".

Ini yg lucu... sesama motor, ma'af2an... begitu motor vs mobil, adaaa aja pengendara motor yang ngamuk2 gak ma disalahin!

quote:

Kata ortu saya: kalau ada kecelakaan lalin, yang lebih besar yang disalahkan.

Ini sebenernya sudah tidak valid lagi hukumnya, cuman yah, masih aja yang berdalih kesitu! Anyways banyak yang salah kaprah mengenai ini juga kok... di lapangan, bukan "yang lebih besar yang disalahkan", tetapi, "yan lebih kaya yang disalahkan!"

Bis nabrak motor, motor dan bis nya akhirnya nabrak mobil mewah...yang disalahin siapa? Mobil mewah! *gubraaaks*

Ujung2nya di Jakarta, kalo kecelakaan, bukan hukum yang berlaku, tapi adu nyali/ngotot/duit... kecuali kalo kecelakaan >2-3 pihak (tidak termasuk pihak pengelola infrastruktur).

Sekarang, kalo lagi males, merasa gak sreg... naik taksi aja lah! Mobil biar digarasi kalo lagi males...

Gerry


   http://t.indoflyer.net/542788


afterburner -> RE: pengalaman kecelakaan lalu lintas (07/5/2011 13:33:16)

quote:

"yan lebih kaya yang disalahkan!"

Pasti kata-kata yang keluar "Mentang-mentang orang kaya". [>:]


   http://t.indoflyer.net/542788


airlines8 -> RE: pengalaman kecelakaan lalu lintas (07/5/2011 15:28:14)

quote:

Waktu mundur, sambil belok ke kiri

mmm mundur belok dan ditabrak di bagian belakang? Logika nya tuh motor udah "minggir" ke tengah jalan dong? CMIIW. Kalo menurut saya sih, temen om yang salah. Walaupun tuh motor sedikit nakal dengan "minggir" ke tengah jalan, tapi musti nya temen om yang harus ngalah, biarin tuh motor lewat dulu, baru temen om mundur pelan2 lagi. Apa jangan2 temen om nggak ngeliat belakang lagi yah? asal mundur pelan2 ajah?

quote:

Ujung2nya di Jakarta, kalo kecelakaan, bukan hukum yang berlaku, tapi adu nyali/ngotot/duit... kecuali kalo kecelakaan >2-3 pihak (tidak termasuk pihak pengelola infrastruktur).

Bener tuh, sebagai pengendara mobil kita jangan takut, jangan mau ngalah, dan jangan mau diperas sama pengendara motor kalo kita nggak salah. Saya baru bentak2 sambil keluar dari mobil ajah tuh pengendara motor langsung pada ngibrit. Sial banget, saya nggak pernah adu jotos sama mereka. Kecuali khusus kejadian yang cewek cakep itu (mobil sama mobil), sial banget awal nya saya make bentak2 ke doi hahaha.


   http://t.indoflyer.net/542788


hunterboy -> RE: pengalaman kecelakaan lalu lintas (07/5/2011 16:53:14)

quote:


Biasanya kalo begini, polisinya malah yang rekomendasi negosiasi damai (ujung2nya, ente bayarin si pengendara motor...)


1.) setelah bayarin si pengendara motor, polisi kira-2 masih minta duit lagi ngak (untuk polisinya) ? [8|] nasib jadi pengemudi mobil, jadi bahan pemerassan polisi + sepeda motor [:(]
2.) bayarin pengendara motor = artinya pengemudi mobil, mengakui bahwa mobil tsb bersalah ? [8|] [:(]

quote:

mmm mundur belok dan ditabrak di bagian belakang? Logika nya tuh motor udah "minggir" ke tengah jalan dong? CMIIW. Kalo menurut saya sih, temen om yang salah. Walaupun tuh motor sedikit nakal dengan "minggir" ke tengah jalan, tapi musti nya temen om yang harus ngalah, biarin tuh motor lewat dulu, baru temen om mundur pelan2 lagi. Apa jangan2 temen om nggak ngeliat belakang lagi yah? asal mundur pelan2 ajah?


Sepertinya ada sedikit info yg kurang :
1.) kondisi jalanan lagi macet, motor tsb berada di jalur paling kiri (jalan macet jadi motornya ngak bisa ke tengah)
2.) waktu mau mundur pelan-2 di depan rumah temen saya ada pohon yg agak kecil, jadi waktu mundur pengemudi mobil tidak bisa melihat sepeda motornya

kenapa waktu motornya, melihat mobil teman saya mundur, pengendara sepeda motornya ngak mau berhenti ? [8|]


   http://t.indoflyer.net/542788


TukangBengkel -> RE: pengalaman kecelakaan lalu lintas (07/5/2011 17:06:23)

quote:

2.) waktu mau mundur pelan-2 di depan rumah temen saya ada pohon yg agak kecil, jadi waktu mundur sepeda motornya ngak kelihatan

ya, salah satu hal yang dilupakan adalah butuh marshailing.... jadi jangan pernah mundur tanpa ada orang yang memandu. sangat beresiko. kalo gak ya reverse parking aja, biasanya kl di rumah sendiri banyak yg berpikir praktis males reverse parking.....

kl ane sih blum pernah ngalamin (bawa kendaran sendiri), tapi temen ada yg ngalamin..... dua orang dengan cerita sama. cuma yang satu lokasinya di deket pintu M1 (GMF), yang satu lagi di cibubur...... tapi dua2nya punya kemiripan cerita. kedua temen ane itu pengen belok di U-turn, pas posisi mobil udah siap belok, dari jalur kanan masuk motor ngebut.......nabraklah dia bagian depan mobil, ya tentunya terpental. luka2 sih gak parah, tapi motor agak rusak.... mobil juga lumayan. begitu kejadian orang2 langsung pada ngerubutin mobil temen ane.....

temen ane yg di M1, untungnya kenal ya bisa dibilang jagoan situ deh, telp minta tolong.... ya selesai. tapi tetep kasih uang ke si motor itu biaya buat berobat sekitar 200ribuan. Nah temen ane yg di cibubur, cewek, kasihan juga.... dia ketakutan. begitu kejadian langsung telp kakaknya. ya untung bokapnya punya pangkat, jadi gak terlalu rame pas diurus lewat damai.... yg motor juga gak nuntut macem2 (takut kali kl sama tentara), tapi ya tetep kasih uang alakadarnya (kl gak salah 50rb, buat ngurut kata kakaknya temen ane).... ya intinya, memang seperti itu di kita.... sesalah apapun motor, kl dah kejadian.... orang2 pasti mengira mobil yang salah dulu. terutama kl deket2 daerah banyak ojek, siap2 aja.....

kejadian yang hampir ane alamin langsung, ketika sama temen2 lagi jalan.... tahu2 motor di depan oleng, dan jatuh pas di depan mobil temen ane. begitu jatuh, untung temen masih sempet ngerem, soalnya dah ngeliat hal yang gak beres sama motor tersebut (oleng2 dan kayak kena serangan jantung atau ayan..... begitu motor tersebut jatuh, ojek2 di sekitar situ langsung berhenti mobil temen ane sambil agak gebrak2 dan ngalangin jalan..... dikira ditabrak mobil temen ane kali. untung ada motor lainnya yang bilang, gak ketabrak.... emang kayaknya sakit. akhirnya tuh ojek minggir. ane ma temen2 bukannya gak mo berhenti, tapi takut urusan tambah runyam akhirnya jalan terus......


   http://t.indoflyer.net/542788


Page: [1] 2   next >   >>



Forum Software © ASPPlayground.NET Advanced Edition 2.4.2
0.0625